Showing posts with label nginx. Show all posts
Showing posts with label nginx. Show all posts

Wednesday, 5 August 2020

Konfigurasi Ajenti pada Debian


Assalamualaikum Wr.Wb
Kembali lagi di blog saya yang pasti memberikan sedikit manfaat
yang telah saya dapat dengan belajar. Mari kita bahas tentang
"Konfigurasi Ajenti Pada Debian"




Pengertian Control Panel dan Ajenti 

Control Panel atau disebut juga Control Panel Hosting merupakan software berbasis web yang digunakan untuk mengelola server dan layanan hosting. Dengan adanya control panel maka konfigurasi serta manajemen server dan layangan hosting akan lebih mudah karena aplikasi atau software ini dibuat dengan tampilan antarmuka yang user friendly. Saat ini ada banyak sekali control panel hosting yang digunakan, dari yang berbayar sampai yang open source dengan beragam fitur yang ditawarkan contohnya seperti AjenticPanelPlesk, dan masih banyak lagi.

Ajenti merupakan salah satu aplikasi Control Panel yang juga banyak digunakan yang bersifat open source. Ajenti Control Panel ini berbasis Python dikombinasikan juga dengan PHP. Dari segi tampilan antarmuka ajenti ini sudah sangat menarik dan juga user friendly dengan dukungan berbagai sistem operiasi yang bisa dijalankan serta tersedia banyak plugin yang bisa kita install pada ajenti seperti NGINXSAMBABIND9, dan masih banyak lagi.

Installasi Ajenti

Sebelum itu kita ubah terlebih dahulu network dengan nano /etc/network/interfaces

dan kita lihat dengan perintah cat /etc/network/interfaces


 Ataupun bisa kita lihat dengan menggunakan ifconfig


Setelah itu masukan Repository Debian dengan perintah nano /etc/apt/source.list 
deb http://kebo.vlsm.org/debian/ stretch main contrib non-free
deb http://kebo.vlsm.org/debian/ stretch-updates main contrib non-free
deb http://kebo.vlsm.org/debian-security/ stretch/updates main contrib non-free

dan untuk melihat bisa dengan perintah cat /etc/apt/sources.list


Tambahkan juga repository ajenti seperti seperti dibawah ini


Lalu seperti dibawah ini juga 


Kemudian Install paket Ajenti dengan perintah apt install ajenti
Jika ada kegagalan bisa diperbaiki  apt --fix-broken install lalu install lagi



Tunggu selesai proses installasi maka nanti disana Generating Certificate muncul. Begitu juga dengan username dan passwordnya akan muncul serta port yang akan digunakan nanti.
 Jika sudah makan sehabis itu memperbaiki bug yang terjadi dengan menambahkan tanda ("") pada nomor 3600 di file /usr/share/pyshared/socketio/transports.py


kita ubah juga sama seperti tadi pada bagian yang kedua pada 
file /usr/share/pyshared/socketio/handler.py


Kemudian jika sudah hal yang dilakukan sekarang yaitu merestart ajenti tersebut dengan perintah 
systemctl restart ajenti dan untuk melihat apakah sudah aktif atau belum bisa dicek dengan perintah systemctl status ajenti


Mengakses Ajenti

Langkah selanjutnya ialah mengakses ajenti pada client dengan format http://ipaddressserver:8000
lalu klik advanced


Setelah Proced untuk menlanjutkan


Maka akan lanjut pada tampilan login ajenti dan masukan username dan password yang sudah diberitahukan tadi


Jika sudah maka akan muncul homepage pada ajenti tersebut


Merubah Port

Ajenti pada dasarnya menggunakan default port 8000 untuk alasan keamanan kita ubah default port tersebut seperti dibawah ini


Setelah itu kita save dan restart ajenti kemudian masuk kembali dengan port yang berbeda.


Menambahkan User Pada Ajenti

Untuk masalah user bisa ditambahkan pada menu configure lalu menganturnya pada account dan permissions nya kita juga bisa merubah password untuk lebih aman. Jika sudah save lalu restart kembali ajenti




Kemudian login kembali dengan user yang telah kita buat tadi


Menambahkan Plugin pada Ajenti

Supaya kita bisa mengkonfigurasi services yang ada, sebelum itu kita install terlebih dahulu plugin pada ajenti seperti NGINX, SAMBA, BIND9 dll. Inilah contoh menginstall samba pada ajenti


Setelah kita tekan install samba pada ajenti maka otomatis akan teralihkan ke terminal ajenti kemudian tekan y untuk melanjutkannya.


Konfigurasi Samba dan Nginx pada Ajenti

Konfigurasi Samba

Kita ke menu sofware > samba plugin yang sudah diinstall sebelumnya 


Kita menuju ke menu Tools > File Manager untuk membuat direktori yang akan kita sharing 1 buah 
ex : Sync Queen


Lalu kembali lagi ke software untuk mengarahkan path ke direktori yang telah kita buat tadi. Untuk Permissions bisa custom / random


Setelah selesai konfigurasi samba kemudian kita restart  samba pada ajenti di menu Software > Service seperti dibawah ini


Untuk verifikasi bisa kita uji dengan menekan Windows + R lalu isikan \\Ipadress lalu enter


Konfigurasi Nginx

Sebelum lanjut konfigurasi pastikan sudah terinstall plugin Nginx seperti yang dilakukan pada samba sebelumnya 


buatlah web direktori terlebih dahulu dan index.html pada menu > file manager


Edit untuk menambahkan code Html pada file tersebut


Edit code Html sesuka hatimu contoh seperti saya menggunakan Html dari Blog saya lalu save



Jika web direktori dan file index.html sudah dibuat sekarang masuk kembali ke SOFTWARE > NGINX untuk melakukan konfigurasi. Sebelumnya disable terlebih dahulu server block default dari NGINX karna saya disini tidak menggunakan server name. Klik ADD untuk menambahkan server block baru lalu arahkan web direktori yang sudah kita buat pada parameter root. Hapus script default dari NGINX lalu ubah script konfigurasinya seperti di bawah ini dibawah ini




Jika Sudah kita save lalu restart kembali Nginx, Kemudian buka browser untuk melihat web browser dengan  file index.html yang telah kita buat tadi




Kurang lebihnya mohon maaf jika ada kesalahan kata ataupun step by step
Bisa memberi saran dan kritik untuk lebih lanjutnya
 Wassalamualaikum Wr.Wb

Wednesday, 22 April 2020

Konfigurasi Web Server dengan Ip Virtual

Assalamualaikum Wr.Wb
Kembali lagi dengan saya yang akan memberi sedikit ilmu yang saya punya
disini akan menjelaskan tentang "Konfigurasi Web Server dengan Ip Virtual"



-Topologi Jaringan (abaikan gambar yang error)

-Melihat Ip Address pada server dengan perintah ifconfig


 - Untuk mengecek ip address sesuai dengan yang tercantum menggunakan perintah ip addr.
Jika dilihat dari output tersebut untuk membuat ip virtual tidak bisa berurutan karena dari ens33 langsung ke ens37. Hal ini harus sesuai yang didaftarkan pada /etc/network/interface.

 -Penambahan Ip Virtual pada server ditambahkan di /etc/network/interfaces. 

GNU nano 2.7.4                                 File: /etc/network/interfaces
# This file describes the network interfaces available on your system
# and how to activate them. For more information, see interfaces(5). 

source /etc/network/interfaces.d/*
  
# The loopback network interface 
auto lo
iface lo inet loopback

# The primary network interface 
auto ens33 
iface ens33 inet static       
         address 192.168.100.128/24       
         gateway 192.168.100.1     
         # dns-* options are implemented by the resolvconf package, if installed  
         dns-nameservers 192.168.100.1
auto ens37 
iface ens37 inet static      
         address 192.168.100.129/24 
auto ens38
iface ens38 inet static
         address 192.168.100.130/24 



-Berikutnya pengaturan virtual dengan menambahkan network adapter

- Atur ip address yang terdapat pada dns dengan menambahkan file belajardirumah (sesuai keinginan). File yang ditambahkan adalahnya webnya ftp dan mail. edit file tersebut seperti dibawah ini  dengan perintah :  root@root:/etc/bind# nano belajardirumah

- Selanjutnya atur ip address pada domain dengan mengedit file 128(Ip address) seperti dibawah ini : root@root:/etc/bind# nano 128
 - Uji coba ping ke web server yang telah dibuat tadi seperti dibawah ini dengan perintah :
ping www.syncqueen.net (www/ftp/mail + nama domain) 
 - Setelah itu kita install apache untuk web servernya dengan perintah : apt-get install apache2 -y
opsi y untuk yes

- Masuk ke folder apache 2 dengan perintah  cd /etc/apache2/sites-available/ lalu copy file 000-default.conf sesuai dengan yang diinginkan seperti dibawah ini
 - Edit file yang terdapat pada belajar.conf dengan menambahkan : ServerName www.syncqueen.net


- Selanjutnya masuk ke folder /var/www/html dengan perintah  cd /var/www/html/

- Kemudian edit file index.html yang terdapat pada folder tersebut seperti dibawah ini

- Matikan terlebih dahulu file site default
 - Kemudian aktifkan file web yang sudah dibuat tadi
 - Lalu restart apache2 dengan perintah /etc/init.d/apache2 restart

 Pengujian :
- Atur ip address server pada client di dns untuk server

- Kemudian kita uji coba dengan ping


- Masuk browser masukan nama domain yang telah kita daftarkan


Tahap kedua (Menggunakan Nginx)

-Sebelum lanjut kita matikan apache2 yang sudah kita install sebelumnya

-Lalu kita cek status apache apakah sudah mati jika sudah maka akan berganti menjadi inactive

-Selanjutnya kita install nginx dengan perintah : apt-get install nginx

-Setelah menginstall kita berpindah direktori /var/www/html/

-Kemudian copy file index.html ke /var/www/ setelah itu remove file index.html sehingga cuma satu file yang ada pada /var/www/html/

-Selanjutnya kita cek apakah sudah aktif nginx


Pengujian

-Buka browser dengan memasukan ip address :192.168.100.128

 - Coba juga dengan memasukan domain : www.syncqueen.net
 -Kemudian bisa di edit dengan mengubahnya pada file index.nginx-debian.html


Cukup sekian yang dapat saya sampaikan
kurang lebihnya mohon maaf
Wassalamualaikum Wr.Wb

Powered by Blogger.