Friday, 16 August 2019

Konfigurasi DHCP SERVER

Assalamualaikum Wr.Wb
Saya Muhammad Al-Farizi akan seidkit menjelaskan
tentang cara "Konfigurasi DHCP SERVER"


1. Pertama masuk ke dalam directory /etc/network/interfaces dengan perintah  nano /etc/network/interfaces. Lalu kita masukan IP ADDRESS nya dan Gateway seperti gambar dibawah ini.

2. Kemudian kita masuk ke dalam directory /etc/resolv.conf dengan perintah nano /etc/resolv.conf kalau sudah kita tambahan kan Gateway IP Address nya, seperti gambar dibawah ini. 


3. Setelah itu kita reboot, Seperti gambar dibawah ini.


4.  Kemudian kita chek IP Address kita apakah sudah terbuat yang tadi kita konfigurasi. Ketik ifconfig untuk melihat IP Address. 

 
5.  Aplikasi yang dibutuhkan untuk membuat dhcp server dii debian, yaitu isc-dhcpserver. Berikut perintah yang dapat kita gunakan untuk menginstall aplikasi tersebut. NB : Bagi yang belum ke install bisa ketik perintahnya seperti gambar dibawah lalu akan ada pilihan Y / N lalu anda pilih Y kemudian akan muncul tulisan DVD BINARY 2 kemudian anda masukan CD tersebut kemudian tekan ENTER. Dan tunggu prosesnya beberapa saat.


-Abaikan saja yang failed 

6.  Selanjutnya kita bisa langsung melakukan konfigurasi dhcp server, lakukan langkah berikut.

  • -          Pertama kita hapus tanda pagar subnet sampai tanda “ } “
  • -          Kemudian kita atur pembagian IP Address DHCP Server 
  • -      Kemudian kita konfigurasi seperti gambar dibawah ini.



7. Tahap selanjutnya kita masuk ke directory nano /etc/default/isc-dhcp-server kemudian kita masukkan nama interfaces yang sebelumnya kita konfigurasi. 

8.  Kemudian kita restart DHCP Server dengan perintah /etc/init.d/isc-dhcp-server restart

9. Sampai saat ini kita telah selesai melakukan konfigurasi dhcp server. Selanjutnya kita bisa melakukan pengujian dari komputer client. Karena nantinya komputer client akan mendapat ip address secara otomatis dari dhcp server, maka kita tidak perlu melakukan konfigurasi ip address secara manual di client. Kita cukup memilih obtain ip address automaticcally. Terlihat bahwa saat ini komputer client telah mendapat ip address secara otomatis dari dhcp server, perhatikan parameter ipv4 DHCP Server yang menunjukkan ip address dari dhcp server. 


10. Lakukan tes ping menuju ip address server nya


Cukup sekian penjelasan yang singkat ini
kurang lebihnya mohon maaf 
Wassalamualaikum Wr.Wb

Monday, 12 August 2019

Konfigurasi VoIP (Advanced - Dial Peer)

Assalamualaikum Wr.Wb
Saya Muhammad Al-Farizi akan sedikit menjelaskan
tentang cara (Konfigurasi VoIP (Advanced - Dial Peer) )


Latar Belakang

Terdapat kendala biaya dan waktu terhadap jarak. Jarak semakin jauh maka biaya dan pulsa yang dikeluarkan semakin besar. Perkembangan teknologi telekomunikasi juga pada perkembangan media komunikasi untuk data dan suara (voice) sehingga memunculkan Internet Telephony, VoIP.
Tujuan
Tujuan penggunaan VoIP adalah untuk memaksimalkan penggunaan internet yang sudah ada dan menambah jangkauan telepon menjadi mendunia dengan biaya yang sangat terjangkau.

Pengertian

Voice over Internet Protocol adalah teknologi yang menjadikan media internet untuk bisa melakukan komunikasi suara jarak jauh secara langsung. Sinyal suara analog, seperti yang anda dengar ketika berkomunikasi ditelepon diubah menjadi data digital dan kirimkan melalui jaringan berupa paket - paket data secara real time.

Apa itu Dial-Peer?

Dial peer, juga dikenal sebagai titik akhir panggilan yang dapat dialamatkan (addressable call endpoint), adalah perangkat yang dapat berasal atau menerima panggilan dalam jaringan telepon. Dalam voice over IP (VoIP), titik akhir panggilan yang dapat dialamatkan dapat dikategorikan sebagai rekan panggilan jaringan suara atau rekan panggilan POTS (plain old telephone service). dial peer jaringan suara mencakup komputer, router, dan gateway berkemampuan VoIP dalam jaringan. dial peers telepon biasa meliputi perangkat jaringan telepon tradisional seperti perangkat telepon, ponsel, dan mesin faks.
Istilah dial peer kadang-kadang digunakan dalam referensi ke program yang cocok dengan urutan angka yang diputar ke titik akhir panggilan yang dapat dialamatkan. Menurut definisi ini, ada satu dial peer untuk setiap call leg (koneksi antara dua titik akhir panggilan yang dapat dialamatkan).

Alat dan Bahan


Adapun alat dan bahan  yang digunakan untuk konfigurasi VoIP Dial-Peer, yaitu:
  1. Router 2811 sebanyak 3 buah.
  2. Switch 2960 sebanyak 3 buah.
  3. Ip Phone 6 buah.
  4. Kabel Serial DCE dan kabel Straight


Oke langsung saja kita masuk ke konfigurasi.
Disini saya menggunakan topologi yang simple, kurang lebihnya seperti di bawah ini



.

Kalau sudah memahami topologi nya langsung saja kita konfigurasi.

1. Kita masuk ke router 1.
  • Konfigurasi Router1


Konfigurasi IP dalam konfigurasi IP Address pilih interface yang akan dikonfigurasi kemudian masukkan IP Addressnya lalu ketikkan "no sh" (no shutdown) untuk mengaktifkan interface tersebut.
  • Konfigurasi DHCP pada Router1

Kita akan set DHCP Router1 untuk menyebar IP secara otomatis pada IP Phone.
  • IP excluded >> pengecualian IP Jadi IP yang diisi di script ini tidak akan ikut kesebar DHCP nantinya.
  • IP DHCP pool >> kita akan membuat sebuah kolam IP Address, misalnya “IP DHCP pool Data” adalah kumpulan IP yang dibuat khusus untuk IP komputer nantinya. Dan “IP DHCP pool Voice” adalah kumpulan IP yang dibuat khusus untuk IP dari IP Phone nantinya.
  • Network >> kita set IP Network dari DHCP pool yang kita buat.
  • Default-Router >> kita set IP default dari DHCP pool yang kita buat.
  • Option 150 >> perintah ini digunakan untuk menentukan alamat IP dari Server TFTP untuk mengunduh file konfigurasi telepon
Begitupun sama di Router 2

  • Konfigurasi Router2


Konfigurasi IP dalam konfigurasi IP Address pilih interface yang akan dikonfigurasi kemudian masukkan IP Addressnya lalu ketikkan "no sh" (no shutdown) untuk mengaktifkan interface tersebut.
  • Konfigurasi DHCP pada Router2

Kita akan set DHCP Router2 untuk menyebar IP secara otomatis pada IP Phone.
  • IP excluded >> pengecualian IP Jadi IP yang diisi di script ini tidak akan ikut kesebar DHCP nantinya.
  • IP DHCP pool >> kita akan membuat sebuah kolam IP Address, misalnya “IP DHCP pool Data” adalah kumpulan IP yang dibuat khusus untuk IP komputer nantinya. Dan “IP DHCP pool Voice” adalah kumpulan IP yang dibuat khusus untuk IP dari IP Phone nantinya.
  • Network >> kita set IP Network dari DHCP pool yang kita buat.
  • Default-Router >> kita set IP default dari DHCP pool yang kita buat.
  • Option 150 >> perintah ini digunakan untuk menentukan alamat IP dari Server TFTP untuk mengunduh file konfigurasi telepon
Router 3.
  • Konfigurasi Router3


Konfigurasi IP dalam konfigurasi IP Address pilih interface yang akan dikonfigurasi kemudian masukkan IP Addressnya lalu ketikkan "no sh" (no shutdown) untuk mengaktifkan interface tersebut.
  • Konfigurasi DHCP pada Router3

Kita akan set DHCP Router3 untuk menyebar IP secara otomatis pada IP Phone.
  • IP excluded >> pengecualian IP Jadi IP yang diisi di script ini tidak akan ikut kesebar DHCP nantinya.
  • IP DHCP pool >> kita akan membuat sebuah kolam IP Address, misalnya “IP DHCP pool Data” adalah kumpulan IP yang dibuat khusus untuk IP komputer nantinya. Dan “IP DHCP pool Voice” adalah kumpulan IP yang dibuat khusus untuk IP dari IP Phone nantinya.
  • Network >> kita set IP Network dari DHCP pool yang kita buat.
  • Default-Router >> kita set IP default dari DHCP pool yang kita buat.
  • Option 150 >> perintah ini digunakan untuk menentukan alamat IP dari Server TFTP untuk mengunduh file konfigurasi telepon.
  • Selanjutnya kita membuat VoIP , di masing - masing router.




Keterangan untuk telephony-service ialah perintah untuk memasuki sesi pensettingan voipnya, max-ephones 2 maksimal IP_Phone atau perangkat voip yang dapat didaftarkan, max-dn maksimal dial number/nomor telepon nya, ip source-address perintah untuk membuat sumber telephony service sebagai contoh source dari ip address si server ialah 192.168.xx.1 dengan port 2000, auto assign command untuk memberikan dial-number secara automatis kepada IP_Phone atau perangkat VOIP lainya, exit ialah untuk keluar sesi,  masing-masing tambahkan dial number dengan cara masuk ke ip phone dengan perintah ephone-dn dan tambah kan dial number dengan perintah contoh
  • Konfigurasi Switch 1

Konfigurasi ini harus diperhatikan dalam mengkonfigurasi switch adalah:

  • int f0/1 sw mode trunk
  • int range fa0/2-3 (mengambil fa dari range 2-3).
  • sw voice vlan 1 (masuk ke dalam akses voice vlan 1).



  • Selanjutnya kita aktifkan terlebih dahulu IP Phone nya kemudian kita chek apakah sudah mendapatkan number yang tadi kita konfigurasi.
NOTE : IP Phone yang mengarah router 1 ke sw 1.


  • Konfigurasi Switch 2                                                                                                     Konfigurasi ini harus diperhatikan dalam mengkonfigurasi switch adalah:


  • int f0/1 sw mode trunk
  • int range fa0/2-3 (mengambil fa dari range 2-3).
  • sw voice vlan 1 (masuk ke dalam akses voice vlan 1).
  • Selanjutnya kita aktifkan terlebih dahulu IP Phone nya kemudian kita chek apakah sudah mendapatkan number yang tadi kita konfigurasi.
NOTE : IP Phone yang mengarah router 2 ke sw 2.


  • Konfigurasi Switch 3

Konfigurasi ini harus diperhatikan dalam mengkonfigurasi switch adalah:

  • int f0/1 sw mode trunk
  • int range fa0/2-3 (mengambil fa dari range 2-3).
  • sw voice vlan 1 (masuk ke dalam akses voice vlan 1).
  • Selanjutnya kita aktifkan terlebih dahulu IP Phone nya kemudian kita chek apakah sudah mendapatkan number yang tadi kita konfigurasi.
NOTE : IP Phone yang mengarah router 3 ke sw 3.


 Kemudian kita bikin static route dari router 1, 2, & 3.




Konfigurasi Dial-Peer (menghubungkan dua atau lebih network yang berbeda) pada Router1
dial-peer voice 3 dan 2 voip (perintah untuk masuk konfigurasi dial-peer).
destination-pattern 3.. dan 2.. (tujuan dial numbernya adalah dial number yang berawalan angka 2, arti dari titik ada 2 adalah dial number yang berawalan 2 dengan jumlah number 3 digit angka atau banyaknya nomor).
session taget ipv4:10.10.10.xx dan 10.10.10.xx (yang akan diarahkan menuju alamat ip tersebut atau ip tujuannya).


  • Verifikasi

  • Kita coba telepon dari IP Phone 1 yang berada di router 1 ke IP Phone 2 yang berada di router 2
    • Kita coba telepon dari IP Phone 1 yang berada di router 1 ke IP Phone 3 yang berada di router 3
    • Jika semua konfigurasi sudah merasa benar, maka seharusnya hasil panggilan antar telepon akan terhubung seperti gambar berikut.
    • Kesimpulan:
      1. Konfigurasi VoIP dial-peer adalah konfigurasi VoIP yang berbeda network agar dapat saling terhubung dan melakukan panggilan atau make a call.
      2. Dalam mengkonfigurasi VoIP dial-peer harus memperhatikan poin - poin konfigurasi IP Address, konfigurasi DHCP, konfigurasi Telephony-Service, konfigurasi dial-peer, konfigurasi static routing, konfigurasi switch, dan jangan lupa memasang power adapter pada IP Phone.
Cukup sekian penjelasan yang singkat dari saya ini
kurang lebihnya mohon maaf jika ada kata yang salah
Wassalamualaikum Wr.Wb

Konfigurasi VoIP (Traffic Voice) & Data (Traffic PC Client) With VLAN

Assalamualaikum Wr.Wb
Saya Muhammad Al-Farizi akan sedikit menjelaskan cara
melakukan "Konfigurasi Voip (Traffic Voice) & Data
(Traffic PC Client) With VLAN"
Voice over Internet Protocol (juga disebut VoIp,IP Telephony, Internet telephony atau Digital Phone) adalah teknologi yang memungkinkan percakapan suara jarak jauh melalui media internet.Data suara diubah menjadi kode digital dan dialirkan melalui jaringan yang mengirimkan paket-paket data, dan bukan lewat sirkuit analog telepon biasa.

Voice over IP telah diimplementasikan dalam macam jalan hak milik dan standar serta protokol terbuka.Contoh protokol jaringan yang digunakan untuk mengiimplementasikan VoIp meliputi: H.323
Media Gatewy Control Protocol (MGCP)
Session Initiation Protocol (SIP)
Real-Time Transport (RTP)
Session Description Protocol (SDP)
Inter-Asterisk eXchange (IAX)
Protokol H.323 adalah salah satu dari Protokol VoIP yang penerapannya ditemukan secara luas untuk lalu lintas jarak jauh,seperti layanan jaringan Area Lokal (LAN). Namun,karena perkembangan baru,protokol yang lebih kompleks seperti MGCP dan SIP,H.323 penyebaran semakin terbatas untuk membawa jarak jauh yang ada lalu lintas jaringan.Secara Khusus,Session Initiation Protocol (SIP) telah mendapatkan penetrasi pasar luas VoIP.

Sebuah implementasi milik penting adalah protokol Skype, yang sebagian didasarkan pada prinsip-prinsip peer-to-peer (P2P) jaringan.

Kali ini kita akan mencoba mengkonfigurasi VoIp di CPT untuk Topologi seperti Gambar yang tadi yang kita butuhkan ialah Router yang dijadikan Server lalu switch akan digunakan menjadi vlan dan IP Phone yang dijadikan Client VoIp.

Jadi tujuannya ialah si router meberikan Ip dinamis dan Number yang ditentukan serta si PC Client juga diberi Ip dinamus oleh si router dan 2 traffic tersebut dibedakan jika untuk VoIP (Vlan 20) dan PC Client (Vlan 10) yang kita butuhkan ialah switch yang nantinya akan membedakan antar traffic VoIp dan Data (PC Client).

1.Langkah pertama kita tentukan Vlan antara Ip Phone dan Pc Client di switch.

Keterangan untuk vlan 10, vlan 20 ialah membuat vlan10,20 tersebut dan name data,name voice ialah penanaman Vlan 10,20 tersebut lalu untuk int range f0/2-5 artinya kita memasuki Client,sw mode acc ialah untuk memasuki/mengaktifkan  ke mode switch. sw acc vlan 10 bertujuan untuk menerima atau menginclude dari vlan 10 ke interface 2-5, sw voice vlan 20 ialah perintah sw voice ini dkhususkan untuk membuat vlan untuk si ip phone, int fa0/1 untuk memasuki interface 1 sw mode trunk port switch pada mode trunk bisa untuk membawa Vlan, ex untuk keluar sesi

2.Selanjutnya kita konfigurasi router
Keterangan untuk int fa0/0 disini kita beralih ke interface yang mengarah ke switch langsung saja kita aktifkan interface tersebut dengan no sh

3.Disini kita masuk sub interface vlan 10 dan vlan 20 dengan perintah intfa0./0.10 , int fa0/0.20 lalu aktifkan sub interface tersebut dengan perintah encapsulation dot1Q 10, encapsulation dot1Q 20 lalu tambahkan ip address setiap sub interface vlan 10 dan vlan 20 sesuai topologi lalu exit untuk keluar sesi.
4.Membuat Ip DHCP Pool untuk Client, disini router sebagai server yang memberikan ip dinamis ke client
Keterangan untuk ip dhcp pool data, voice bertujuan untuk membuat pool dhcp untuk sub interface vlan 10 dan 20 network ialah keseluruhan cidr ip address yang digunakan si router yang pastinya sebagai server sebagai contoh tadi saya menggunakan /24 otomatis networknya 192.168.10.0, 192.168.20.0 dengan netmask 255.255.255.0,default-router ialah perintah yang digunakan untuk menetapkan IP Gateway dari si DHCP Client,Options ini fitur yang dipake untuk cisco IP Phone guna mendapatkan IP CallManager ( bisa diatur/auto-assign dari dhcp pool juga) exit untuk keluar sesi.

5.Selanjutnya kita  membuat VoIp


Keterangan untuk telephony-service ialah perintah untuk memasuki sesi penyettingan voipnya,max-ephones 4 maksimal Ip_Phone atau perangkat voip yang dapat didaftarkan,max-dn maksimal dial number/nomor teleponnya, ip source-address perintah untuk membuat sumber telephony service sebagai contoh source dari ip address si server ialah 192.168.10.1 dengan port 2000, auto assign command untuk memberikan dial-number secara otomatis kepada Ip_Phone atau perangkat VoIP lainnya,exit ialah untuk keluar sesi,masing-masing tambahkan dial number dengan cara masuk ke ip phone dengan perintah ephone-dn dan tambah kan dial number dengan perintah contoh

6.Selanjutkan kita aktifkan IP Phone nya
7.Kalau sudah kita bisa liat gambar dibawah ini.

8.Pastikan juga Laptop/PC sudah mendapatkan IP DHCP

Cukup sekian penjelasanmnya singkat dari saya
semoga bermanfaat:) kurang lebihnya mohon maaf
Wassalamualaikum Wr.Wb





Powered by Blogger.